Assalamualaikum. Semoga kita semua mendapat perlindungan dari Allah, amin. Seperti kita ketahui, handphone adalah alat komunikasi yang setiap hari kita gunakan. Tak ayal ketika handphone mengalami masalah atau rusak, pasti kita akan panik. Oleh karena itu, topik yang akan saya bahas kali ini yaitu tentang kerusakan handphone yang mengalami masalah pada eMMC-nya, yang akhir-akhir ini menjadi sangat viral di dunia servis.
Apa itu IC eMMC?
eMMC adalah sebuah IC penyimpanan pada handphone yang menyimpan data-data penting untuk mendukung kinerja ponsel. Ketika eMMC mengalami kerusakan, akan timbul banyak masalah seperti:
- Bootloop (hidup-mati berulang)
- Keluar notifikasi galat seperti "sayangnya aplikasi telah berhenti"
- Ponsel mati total (matot)
- Ponsel cuma bergetar doang
- Data yang ada tidak bisa dihapus, dan lain-lain.
Tingkat Kerusakan eMMC
Kerusakan Ringan: Ponsel akan normal kembali ketika sudah diflashing ulang.
Kerusakan Berat: Walaupun ponsel diflashing berulang-ulang, kondisinya tidak akan berubah. Mau tidak mau, IC eMMC harus diganti dengan yang baru.
Penyebab Kerusakan IC eMMC
Penyebab utamanya adalah kebiasaan sering memasang dan menghapus data (foto, musik, film, dan aplikasi). Semakin sering dihapus dan dipasang, semakin cepat umur pakai IC eMMC menurun. Tak heran jika ponsel anak muda zaman sekarang lebih cepat rusak dibandingkan orang zaman dulu yang gaptek. 😊
Kerusakan juga bisa dipicu oleh kualitas mesin dan kualitas IC eMMC itu sendiri. Ponsel dengan kualitas mesin dan eMMC yang baik tentu akan memiliki umur yang lebih panjang.
Ciri-Ciri eMMC Rusak:
- Gagal ketika proses flashing.
- Tidak bisa melakukan factory reset.
Ok, dilanjut nanti!